Vaksin Rotavirus Bio-RV: Boleh Sejak Usia 0–5 Hari?
Vaksin22 September 202611 menit baca

Vaksin Rotavirus Bio-RV: Boleh Sejak Usia 0–5 Hari?

Dosis pertama Bio-RV boleh pada usia 0–5 hari setelah izin edar BPOM. Simak jadwal 3 dosis, bedanya dengan program 2–4 bulan, dan cara mencatatnya di Tumbuhku.

Disusun oleh AI Tumbuhku

Artikel ini dibuat secara otomatis menggunakan teknologi AI berdasarkan informasi dari sumber medis terpercaya. Konten ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan saran medis profesional. Selalu konsultasikan ke dokter untuk penanganan yang tepat.

Bio-RV adalah vaksin rotavirus hidup yang dilemahkan secara alami dan diberikan lewat mulut. Pada 2 September 2026, produk ini memperoleh Nomor Izin Edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), menurut siaran PT Bio Farma yang terbit keesokan harinya. Judul berita yang sampai ke grup orang tua berbunyi "dosis pertama bisa sejak lahir".

Yang menentukan bukan judulnya. Siaran produsen dan badan berita detikHealth sama-sama menulis jendela dosis pertama: usia 0–5 hari. Tulisan ini merangkum jadwal tiga dosis itu, memisahkannya dari vaksin rotavirus program pada usia 2, 3, dan 4 bulan, lalu menghubungkan diare rotavirus dengan dehidrasi dan catatan yang hati-hati soal tumbuh kembang.

Apa yang Diizinkan BPOM pada September 2026

Bio Farma mengumumkan di Bandung pada 3 September 2026 bahwa NIE Bio-RV terbit pada 2 September 2026. Dalam siaran itu, penerbitan NIE berarti produk telah melalui evaluasi BPOM terhadap keamanan, khasiat, dan mutu. detikHealth memuat keterangan yang sejalan pada 4 September 2026, termasuk skema tiga dosis yang sama.

Pengumuman itu tidak mencantumkan angka efikasi, misalnya "melindungi sekian persen bayi". Yang dinyatakan adalah bahwa evaluasi sudah dilalui. Angka yang lebih rinci ada pada informasi produk yang dipegang petugas, bukan pada judul yang di-forward.

Bio-RV dikembangkan dari kandidat RV3-BB, strain rotavirus neonatal milik Murdoch Children's Research Institute, lalu disiapkan untuk diproduksi di Indonesia bersama Bio Farma. Siaran yang sama menuturkan latar strain RV3: pada 1982 Profesor Ruth Bishop mengidentifikasi rotavirus yang menginfeksi bayi baru lahir tanpa menimbulkan penyakit, dan strain itu kemudian menjadi dasar vaksin oral untuk periode neonatal. Itu riwayat pengembangan. Itu bukan janji bahwa setiap bayi yang menerimanya bebas dari segala diare.

Info

Izin edar menandai evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu. Siaran Bio Farma juga menulis bahwa produksi di dalam negeri diharapkan memperkuat ketersediaan vaksin dan mendukung keberlanjutan Program Imunisasi Nasional. Kalimat itu berbicara soal arah pasokan. Apakah Bio-RV sudah ada di posyandu atau rumah sakit tempat Bunda periksa, tanyakan langsung ke petugas.

Jadwal Tiga Dosis: 0–5 Hari, lalu 8–10 dan 12–14 Minggu

Bio Farma menuliskan Bio-RV diberikan tiga kali, lewat mulut:

DosisUsia pemberianCara
Pertama0–5 hariOral, diteteskan
Kedua8–10 mingguOral, diteteskan
Ketiga12–14 mingguOral, diteteskan

Geser tabel ke samping untuk melihat seluruh kolom.

detikHealth menyalin skema yang sama dan menjelaskan bahwa dosis pertama dirancang untuk masa neonatal, yaitu bayi baru lahir usia 0–5 hari. Frasa "sejak lahir" pada judul berita itu menunjuk jendela lima hari tersebut. Lewat dari hari ke-5, kalimat di dua sumber itu sudah tidak lagi membaca "dosis pertama Bio-RV".

Infografik tiga dosis Bio-RV pada usia 0–5 hari, 8–10 minggu, dan 12–14 mingguInfografik tiga dosis Bio-RV pada usia 0–5 hari, 8–10 minggu, dan 12–14 minggu

Perhatian

Jendela dosis pertama yang diumumkan Bio Farma hanya sampai hari ke-5. Siaran itu tidak memuat aturan kejar bila usia sudah terlewati. Bila si kecil sudah lebih tua, tanyakan vaksin rotavirus program yang mulai pada usia 2 bulan. Jangan menyusun dosis susulan sendiri di rumah.

Ada satu rekomendasi lain yang sering ikut terkirim, dan perlu diletakkan di tempatnya. Position paper WHO tentang vaksin rotavirus, Juli 2021, menganjurkan dosis pertama vaksin yang ditinjau dokumen itu diberikan secepat mungkin setelah usia 6 minggu, dengan jarak minimal 4 minggu antar dosis. Kalimat itu menjelaskan produk yang WHO nilai pada 2021. Jadwal Bio-RV usia 0–5 hari datang dari izin edar yang diumumkan produsen pada September 2026. Keduanya tidak saling menimpa. Yang diteteskan ke si kecil mengikuti jadwal produk yang ada di tangan petugas hari itu.

Diare Rotavirus, Dehidrasi, dan Catatan Tumbuh Kembang

Rotavirus adalah virus yang sering menjadi penyebab diare pada anak. IDAI, dalam artikel klinik cara menangani diare, menyebut virus terutama rotavirus sebagai penyebab utama (60–70 persen) diare infeksi pada anak. Sekitar 10–20 persen disebut disebabkan bakteri, dan kurang dari 10 persen parasit.

Angka lain mengukur bayi dan balita yang sampai dirawat. Dalam siaran izin edar, Bio Farma mengutip Kementerian Kesehatan yang merujuk Indonesia Rotavirus Surveillance Network periode 2001–2017: rotavirus menyebabkan sekitar 41–58 persen kasus diare pada balita yang menjalani rawat inap. Dua angka itu mengukur hal yang berbeda. Yang pertama berbicara soal penyebab diare infeksi. Yang kedua berbicara soal porsi kasus rawat inap.

Yang membuat episode itu berat pada bayi kecil adalah cairan yang keluar. IDAI menulis bahwa selama diare tubuh kehilangan cairan dan elektrolit dengan cepat, sementara usus kehilangan kemampuan menyerap cairan yang diberikan. Lebih kurang 10 persen episode diare disertai dehidrasi, dan bayi serta anak yang lebih kecil lebih mudah mengalaminya dibanding anak besar.

WHO, pada lembar fakta penyakit diare yang ditandai 7 Maret 2024, menyebut diare sebagai penyebab kematian ketiga pada anak usia 1–59 bulan, dan menulis bahwa diare menyebabkan sekitar 443.832 kematian anak di bawah 5 tahun setiap tahun. Pada kelompok usia itu, rotavirus masuk daftar patogen virus yang paling sering, bersama norovirus, adenovirus, dan astrovirus. Lembar yang sama menyebut diare sebagai salah satu penyebab utama malnutrisi pada anak di bawah 5 tahun.

IDAI membagi tanda dehidrasi kira-kira seperti ini:

KeadaanYang terlihat pada si kecilLangkah yang ditulis IDAI
Tanpa dehidrasiBuang air kecil masih seperti biasaASI (air susu ibu) diteruskan, makanan tidak dibatasi, oralit dapat diberikan
Ringan sampai sedangHaus, buang air kecil berkurang, mata agak cekung, bibir kering, kekenyalan kulit menurunCairan rehidrasi di bawah pengawasan tenaga medis
BeratNapas cepat dan dalam, sangat lemas, kesadaran menurun, nadi cepat, kekenyalan kulit sangat menurunSegera ke rumah sakit untuk cairan lewat infus

Geser tabel ke samping untuk melihat seluruh kolom.

Cara menakar oralit, lama zinc, dan batas berangkat ke IGD diuraikan di panduan diare balita. IDAI merangkum lintas diare dalam lima langkah: beri oralit, beri zinc selama 10 hari berturut-turut, teruskan ASI dan makan, antibiotik hanya bila ada alasan selektif, serta nasihat untuk keluarga. Memuasakan anak saat diare akut, menurut artikel yang sama, memperpanjang diarenya.

Ilustrasi konseptual cairan tubuh bayi saat diare rotavirus dan tetes vaksin oralIlustrasi konseptual cairan tubuh bayi saat diare rotavirus dan tetes vaksin oral

Perhatian

Segera bawa si kecil bila napasnya cepat dan dalam, tubuhnya sangat lemas, sulit dibangunkan, atau kekenyalan kulitnya sangat menurun. IDAI menempatkan tanda-tanda itu pada dehidrasi berat yang membutuhkan cairan infus di rumah sakit.

Kalimat resmi soal pertumbuhan, dan yang dilebihkan berita

Bio Farma menulis satu kalimat yang cukup dipegang:

Diare berulang juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan pada anak.

detikHealth menuliskan versi yang lebih keras: penyerapan nutrisi terganggu "secara permanen" dan berujung pada stunting. Kata permanen dan kata stunting itu tidak muncul di kalimat siaran Bio Farma. WHO, pada lembar fakta yang sama, menempatkan diare sebagai penyebab utama malnutrisi, tanpa menyimpulkan bahwa setiap bayi yang belum menerima Bio-RV akan stunting.

Catatan yang aman: cegah diare berat karena dehidrasi datang cepat pada bayi, dan karena diare berulang dapat mengganggu penyerapan serta menaikkan risiko gangguan pertumbuhan. Setelah episode diare, pantau berat dan panjang badan si kecil. Belum menerima vaksin ini tidak sama dengan diagnosis stunting.

Dua Jadwal Berbeda, Ikuti Produk yang Diteteskan

Halaman Ayo Sehat tentang imunisasi dalam 1000 hari pertama kehidupan memuat tabel imunisasi dasar. Rotavirus di tabel itu tercantum tiga kali: usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan, sejajar dengan vaksin lain pada bulan yang sama.

Videografis Kemenkes tentang imunisasi rotavirus, terbit 11 Agustus 2023, menjelaskan pemberian dengan cara tetes untuk bayi usia 2 sampai 4 bulan. Halaman itu juga menulis bahwa imunisasi ini dapat diperoleh secara gratis di posyandu, puskesmas, atau fasilitas kesehatan terdekat, dan bila terlambat masih dapat diberikan hingga usia 6 bulan. Materi tersebut terbit sebelum izin edar Bio-RV. Keterangan gratis dan batas 6 bulan itu melekat pada program yang sudah berjalan, dan tidak otomatis berlaku untuk Bio-RV.

Bio-RVRotavirus di tabel Kemenkes
Dosis 1Usia 0–5 hariUsia 2 bulan
Dosis 2Usia 8–10 mingguUsia 3 bulan
Dosis 3Usia 12–14 mingguUsia 4 bulan
CaraOral, diteteskanTetes
Sumber jadwalSiaran Bio Farma, 3 September 2026Ayo Sehat, tabel 1000 hari pertama
Bila terlambatTidak dijelaskan di siaran izin edarVideografis 2023: hingga usia 6 bulan

Geser tabel ke samping untuk melihat seluruh kolom.

IDAI, dalam artikel melengkapi imunisasi, menguraikan dua produk yang saat tulisan itu disusun beredar di Indonesia: Rotateq dan Rotarix, masing-masing dengan batas usia sendiri. Artikel itu menutup bagian rotavirus dengan kalimat bahwa bayi yang belum diimunisasi pada usia lebih dari 6–8 bulan tidak perlu diberikan vaksin tersebut karena belum ada studi keamanannya. Kalimat itu melekat pada produk dan batas usia yang dibahas IDAI di situ. Batas hari ke-5 pada Bio-RV, dan batas 6 bulan pada videografis Kemenkes 2023, tetap mengikuti sumbernya masing-masing.

Ceklis vaksin dari hari lahir sampai usia sekolah tetap berguna dan dibahas di jadwal imunisasi anak IDAI 2024. Tulisan ini tidak mengganti ceklis itu. Tulisan ini hanya mengunci satu produk baru yang dosis pertamanya duduk di lima hari pertama.

Position paper WHO Juli 2021 menambah tiga hal yang layak disebut ke petugas, untuk vaksin rotavirus yang dibahas dokumen itu:

  • Riwayat intususepsi, reaksi alergi berat setelah dosis sebelumnya, atau imunodefisiensi berat (termasuk severe combined immunodeficiency, gangguan imun bawaan yang sangat berat) menjadi alasan vaksin tidak diberikan.
  • Pemberian dapat ditunda bila bayi sedang gastroenteritis akut atau demam sedang sampai berat.
  • WHO mencatat tetap ada risiko kecil intususepsi setelah vaksin rotavirus. Siaran Bio-RV tidak memuat angka kejadian untuk produk ini. Bila setelah pemberian muncul keluhan perut yang berat, muntah berulang, atau tinja berdarah, kembali ke fasilitas kesehatan tanpa menunggu jadwal kontrol.

Yang Perlu Ditanyakan sebelum Tetes Diberikan

Bawa buku KIA. Di ruang tindakan, lima pertanyaan ini menjaga supaya produk dan usianya tidak tertukar:

  1. Produk apa yang akan diteteskan hari ini, Bio-RV atau vaksin rotavirus program.
  2. Usia si kecil hari ini, dihitung dalam hari bila masih minggu pertama, atau dalam minggu bila sudah lebih besar, dan apakah usia itu masih masuk jendela dosis produk tersebut.
  3. Apakah si kecil sudah pernah menerima rotavirus merek lain. Seri dilanjutkan sesuai produk yang sudah dimulai. Keputusan bila mereknya berbeda ada pada petugas.
  4. Riwayat yang perlu disebut: intususepsi, alergi berat setelah vaksin, gangguan imun berat, serta diare atau demam yang sedang berlangsung.
  5. Catatan pulang: nama produk, tanggal, dan dosis ke berapa tertulis di buku KIA sebelum Bunda meninggalkan ruangan.

Pemberiannya dilakukan petugas. Bio-RV yang diumumkan adalah cairan oral di fasilitas kesehatan, bukan botol yang diteteskan sendiri dari resep grup percakapan.

Catat Jendela Vaksin Rotavirus dengan Tumbuhku

Jendela dosis pertama Bio-RV hanya beberapa hari, lalu dua dosis berikutnya datang saat malam-malam Bunda masih terpecah. Pada bulan yang sama, buku KIA juga memuat vaksin lain. Satu tanggal yang tertukar membuat Bio-RV tercatat sebagai vaksin program, atau sebaliknya, dan petugas berikutnya kehilangan jejak produknya.

Tumbuhku dirancang untuk memegang bagian yang mudah terlewat itu:

  • Tracker Vaksinasi — catat nama produk, tanggal pemberian, dan dosis ke berapa, sehingga Bio-RV tidak tertukar dengan vaksin rotavirus usia 2, 3, dan 4 bulan.
  • Pengingat otomatis — mengingatkan sebelum jendela dosis berikutnya tertutup, termasuk jarak 8–10 minggu dan 12–14 minggu.
  • Riwayat imunisasi — ringkasan yang bisa Bunda buka saat konsultasi, supaya petugas melihat produk yang sudah diterima si kecil.

Dengan catatan yang menyebut nama produknya, keputusan dosis berikutnya tidak lagi bergantung pada ingatan di ruang tunggu.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah dosis pertama vaksin Bio-RV boleh pada usia 0–5 hari?

Menurut siaran PT Bio Farma pada 3 September 2026, ya untuk jendela itu. Bio-RV adalah vaksin rotavirus oral dengan tiga dosis: pertama pada usia 0–5 hari, kedua pada 8–10 minggu, dan ketiga pada 12–14 minggu. Nomor Izin Edar dari BPOM disebut terbit pada 2 September 2026. detikHealth memuat jadwal yang sama. Judul berita 'sejak lahir' merujuk jendela 0–5 hari itu, bukan izin memberi vaksin kapan saja setelahnya.

Apakah izin edar berarti Bio-RV sudah gratis di setiap posyandu?

Siaran Bio Farma menjelaskan izin edar menandai evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu. Kalimat soal produksi dalam negeri berbicara tentang harapan ketersediaan dan keberlanjutan program, bukan pengumuman bahwa Bio-RV sudah menggantikan vaksin rotavirus di setiap posyandu hari ini. Tanyakan ke fasilitas kesehatan apakah produk ini sudah ada di tempat Bunda.

Kalau si kecil sudah lewat usia 5 hari, apakah Bio-RV masih bisa dikejar?

Siaran Bio Farma tidak memuat aturan kejar untuk bayi yang sudah melewati hari ke-5. Jangan menyusun dosis susulan sendiri. Tanyakan vaksin rotavirus yang sudah berjalan di layanan pemerintah: tabel Ayo Sehat menempatkannya pada usia 2, 3, dan 4 bulan, dan videografis Kemenkes tahun 2023 menulis pemberian terlambat masih dapat dilakukan hingga usia 6 bulan untuk penjelasan program itu.

Apa bedanya Bio-RV dengan vaksin rotavirus usia 2, 3, dan 4 bulan?

Keduanya vaksin rotavirus yang diteteskan, dengan jadwal yang tidak sama. Bio-RV, menurut produsennya, mulai pada usia 0–5 hari lalu lanjut pada 8–10 minggu dan 12–14 minggu. Tabel imunisasi di halaman 1000 Hari Pertama Kehidupan menempatkan rotavirus program pada usia 2, 3, dan 4 bulan. Petugas yang menentukan produk mana yang si kecil terima, lalu seri dilanjutkan sesuai produk itu.

Apakah diare rotavirus pasti membuat si kecil stunting?

Tidak otomatis. Bio Farma menulis bahwa diare berulang dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan. WHO menyebut diare sebagai salah satu penyebab utama malnutrisi pada anak di bawah 5 tahun. Kata stunting permanen yang muncul di sebagian berita tidak ada di kalimat resmi Bio Farma. Yang perlu dijaga adalah mencegah dehidrasi dan memantau pertumbuhan setelah diare.

Catatan Medis

Artikel ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan. Bila Bunda mengalami masalah atau kekhawatiran terkait kesehatan si kecil, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan untuk evaluasi dan penanganan yang tepat.

Referensi

  1. Bio-RV, Vaksin Rotavirus Neonatal Kolaborasi Bio Farma dan MCRI, Peroleh Izin Edar BPOM RI (PT Bio Farma, 3 September 2026)
  2. BPOM Beri Izin Edar Vaksin Diare Rotavirus Bio-RV, Dosis Pertama Bisa Sejak Lahir (detikHealth, 4 September 2026)
  3. Bagaimana Menangani Diare pada Anak (IDAI)
  4. Melengkapi/Mengejar Imunisasi (Bagian III) (IDAI)
  5. Seputar Imunisasi — 1000 Hari Pertama Kehidupan (Kemenkes, Ayo Sehat)
  6. Videografis Imunisasi Rotavirus versi 1 (Kemenkes, Ayo Sehat, 11 Agustus 2023)
  7. Buku Petunjuk Teknis Pemberian Imunisasi Rotavirus (RV) (Kemenkes, Ayo Sehat)
  8. Diarrhoeal disease — Fact sheet, 7 Maret 2024 (WHO)
  9. Rotavirus vaccines: WHO position paper — July 2021
  10. Summary of WHO position paper on rotavirus vaccines, 23 July 2021 (WHO)
Bagikan Artikel

Bantu orang tua lain dengan membagikan informasi ini.

Pantau tumbuh kembang si kecil dengan data yang jelas

Catat milestone, pantau pertumbuhan, dan jadwal imunisasi — semua gratis.

Coba Tumbuhku gratis

Tidak perlu kartu kredit